Skip to main content

PSG Mulai Lebih Yakin soal Menangi Liga Champions


PSG Mulai Lebih Yakin soal Menangi Liga
Champions


Paris - Usai memperkuat tim di bursa transfer, Paris Saint-Germain diyakini bisa jadi penantang serius di Liga Champions. Kemenangan atas Celtic bikin PSG lebih pede.

PSG memperkuat diri secara signfinikan di bursa transfer musim panas kemarin. Les Parisiens mendatangkan Neymar, Dani Alves, Kylian Mbappe, dan Yuri Berchiche.

Kedatangan para pemain ini, khususnya Neymar, Alves, dan Mbappe jadi upaya PSG untuk meningkatkan level mereka di Eropa. Kualitas tiga pemain tersebut diharapkan bisa mengantarkan mereka ke gelar juara Liga Champions.

Setelah banyaknya pembicaraan soal mereka, PSG akhirnya bisa menunjukkan potensi saat melakoni laga pertama di Liga Champions musim ini melawan Celtic. Tak tanggung-tanggung, skuat besutan Unai Emery itu menang 5-0 dengan gol-gol dari Neymar, Mbappe, Edinson Cavani (2 gol), dan gol bunuh diri Mikael Lustig.

Gelandang PSG Marco Verratti menyebut kemenangan itu sudah menjadi pesan kuat untuk timnya, bahwa mereka mampu ikut perburuan gelar Liga Champions.

"Itu adalah malam yang sempurna. Penting untuk kami memenangi laga pertama yang digelar tandang, dan kami mencetak banyak gol. Saya rasa kami sudah mengirim pesan untuk kami sendiri," ungkap Verratti kepadaGazzetta dello Sport.

"Kami tahu bahwa Liga Champions adalah target kami, dan dengan bermain seperti itu, kami bisa melaju jauh. Kalau kami berpikir sebagai tim besar, dan di atas segalanya, sebuah grup yang bagus, takkan mudah bagi siapapun untuk mengalahkan kami."

"Detail-detail akan menjadi perbedaannya, terlalu dini untuk berbicara apakah kami bisa memenangi turnamen ini. Kami perlu menghadapinya laga ke laga, memberikan segala upaya dan mencoba melaju sejauh mungkin. Tapi, ya, saya rasa kami punya niat untuk memenanginya," imbuh pemain internasional Italia ini.

Semifinal masih jadi titik terjauh yang dicapai PSG di Liga Champions, yang dicatatkan di musim 1994/1995. Dalam lima musim terakhir, mereka sudah selalu mentok di perempatfinal, dengan musim lalu terhenti di babak 16 besar. 

Comments

Popular posts from this blog

Malaysia Lolos ke Final, Timnas Indonesia U-18 akan hadapi Thailand

Myanmar dipastikan menjadi lawan  timnas Indonesia U-19  pada laga perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-18 2017. Kepastian itu didapat setelah Myanmar menyerah dari Malaysia lewat adu penalti. Artinya, final Piala AFF U-18 akan mempertemukan Malaysia melawan Thailand yang ke final usai menyingkirkan  timnas Indonesia U-19 . Uniknya, kemenangan Thailand juga didapat lewat adu penalti. Malaysia dan Myanmar menjalani pertarungan sengit sejak menit pertama. Tapi, kedua tim tak mampu memaksimalkan peluang yang didapat hingga waktu normal berakhir dengan skor kacamata. Pada babak tos-tosan, Malaysia menang dengan skor 5-4. Sebelumnya,  Timnas Indonesia U-19  dipastikan gagal ke final usai menyerah dari Thailand pada semifinal di Thuwunna Stadium, Yangon, Jumat (15/9/2017). Meski menciptakan banyak peluang, mereka kesulitan menjebol gawang Thailand kawalan Kantaphat Manpati. Situasi kian diperparah dengan kartu merah yang yang didapat Saddil Ramdani. Baru m...

Sarasehan Forum Komunikasi Pelatih Futsal Indonesia Beri Masukan Untuk FFI

ballball futsal Sarasehan Forum Komunikasi Pelatih Futsal Indonesia Beri Masukan Untuk FFI Puluhan pelatih futsal mengikuti ajang Sarasehan Futsal Pelatih Futsal Indonesia yang digagas oleh Federasi Futsal Indonesia serta Forum Komunikasi Pelatih Futsal Indonesia. Dalam sarasehan yang digelar di Aula Sahid Skyland Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat pada Kamis malam (14/9) dihadiri oleh empat pembicara yang juga pentolan Forum Komunikasi Pelatih Futsal yaitu Efraim Ferdinand, Andri Irawan, Dadang Iskandar, dan juga Andre Picessa. Beberapa materi dibicarakan serta didiskusikan antar pelatih futsal ini. Yang utama adalah pengembangan dan pembinaan pelatih futsal di Indonesia. Sekjen FFI, Edhi Prasetyo, menyambut baik antusiasme pelatih futsal dalam sarasehan ini dan berjanji bakal memproses lebih lanjut rekomendasi yang keluar dari sarasehan pelatih futsal ini. "Diskusi dan rekomendasi mengenai pengembangan dan kepelatihan futsal akan kami bicarakan lebih lanjut," kata Ed...

Kurnia Meiga Dikabarkan Buta,Klub Yang Bungkam Membuat Kondisinya Misterius.

Kurnia Meiga Hermansyah sakit sejak akhir Agustus. Kombinasi simpang siur kabar di media sosial dan klub yang bungkam membuat kondisinya misterius.  Tak hanya sakit, Meiga bahkan disebut-sebut meninggal dunia. Kiper 27 tahun itu kemudian mengklarifikasi, lewat instagram, sedang dalam masa pemulihan dan meminta doa kepada  follower  dia. Kabar itu menjadi lanjutan rumor yang menyebut kalau Meiga mengalami kebutaan akibat sakit yang diderita sejak 23 Agustus. Perwakilan keluarga, Taufik, menyebut kalau Meiga sakit tifus. Sakit itu pula yang dilaporkan kepada klub, Arema.  Manajer Arema, Ruddi Widodo, dan pelatih kiper, Yanuar Hermansyah, bersikukuh kalau informasi sakit Meiga juga didapatkan dari keluarga. Perwakilan klub lainnya, dokter Arema FC, Nanang Tri Wahyudi, juga menyarankan agar meminta konfirmasi langsung kepada keluarga Meiga. "Mohon maaf untuk kondisi medis dan perkembangannya mohon kontak langsung ke pihak yang bersangkutan atau keluarga. Saya tidak b...