Skip to main content

Selama Jadi Penyerang, Benzema Takkan Tinggalkan Real Madrid



Karim Benzema tidak berniat meninggalkan Real Madrid. Namun, Benzema mengindikasikan kalau dirinya bisa aja pergi kalau tidak lagi jadi pemain inti Marid.

Striker Prancis itu masih terikat kontrak sampai 2019, tapi sejak musim lalu masa depannya ramai dispekulasikan karena dianggap kurang produktif. Pada 2016-17, Benzema 'hanya' mengemas 19 gol, lebih sedikit dari pemain cadangan Alvaro Morata yang membukukan 20 gol.

Madridista pun dibikin bingung dengan penjualan Morata ke Chelsea. Sementara itu kritik masih diarahkan pada Benzema karena belum menemukan ketajamannya di awal musim ini karena baru bikin satu gol dalam enam penampilannya.

Menurut rumor yang berkembang, Madrid sempat mempertimbangkan untuk melego Benzema demi menggaet bintang muda Prancis Kylian Mbappe. Tapi toh Zidane masih percaya pada Benzema.

"Ini adalah klub terbaik di dunia. Sebuah kebahagiaan bagiku dan aku sangat bangga," Benzema mengatakan kepada BeIn Sports Prancis, yang dikutip AS. "Ekspektasinya selalu tinggi dan Anda memulai setiap musim dari nol dan Anda harus bekerja untuk mencapai level maksimal."

"Kalau Anda adalah pemain reguler di sini, aku tidak perlu pergi ke tempat lain," dia melanjutkan.

Benzema sedang menjalani pemulihan cedera hamstring yang memaksanya absen sampai bulan depan. Bagaimanapun, Benzema merupakan salah satu pemain yang ikut membantu El Real meraih sukses besar dalam beberapa tahun terakhir.
"Kurasa kami sedang berada di salah satu periode terbaik dalam sejarah klub. Tim ini sangat tangguh. Bukan hanya pemain-pemain intinya, tapi para pemain pengganti pun bisa membuat perbedaan," Benzema menambahkan.

Benzema dikabarkan di ambang kontrak baru di Madrid. Disebutkan pula, di dalam kesepakatan itu dicantumkan nilai klausul rilis Benzema yang mencapai 900 juta pound sterling.

Comments

Popular posts from this blog

Malaysia Lolos ke Final, Timnas Indonesia U-18 akan hadapi Thailand

Myanmar dipastikan menjadi lawan  timnas Indonesia U-19  pada laga perebutan peringkat ketiga Piala AFF U-18 2017. Kepastian itu didapat setelah Myanmar menyerah dari Malaysia lewat adu penalti. Artinya, final Piala AFF U-18 akan mempertemukan Malaysia melawan Thailand yang ke final usai menyingkirkan  timnas Indonesia U-19 . Uniknya, kemenangan Thailand juga didapat lewat adu penalti. Malaysia dan Myanmar menjalani pertarungan sengit sejak menit pertama. Tapi, kedua tim tak mampu memaksimalkan peluang yang didapat hingga waktu normal berakhir dengan skor kacamata. Pada babak tos-tosan, Malaysia menang dengan skor 5-4. Sebelumnya,  Timnas Indonesia U-19  dipastikan gagal ke final usai menyerah dari Thailand pada semifinal di Thuwunna Stadium, Yangon, Jumat (15/9/2017). Meski menciptakan banyak peluang, mereka kesulitan menjebol gawang Thailand kawalan Kantaphat Manpati. Situasi kian diperparah dengan kartu merah yang yang didapat Saddil Ramdani. Baru m...

Sarasehan Forum Komunikasi Pelatih Futsal Indonesia Beri Masukan Untuk FFI

ballball futsal Sarasehan Forum Komunikasi Pelatih Futsal Indonesia Beri Masukan Untuk FFI Puluhan pelatih futsal mengikuti ajang Sarasehan Futsal Pelatih Futsal Indonesia yang digagas oleh Federasi Futsal Indonesia serta Forum Komunikasi Pelatih Futsal Indonesia. Dalam sarasehan yang digelar di Aula Sahid Skyland Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat pada Kamis malam (14/9) dihadiri oleh empat pembicara yang juga pentolan Forum Komunikasi Pelatih Futsal yaitu Efraim Ferdinand, Andri Irawan, Dadang Iskandar, dan juga Andre Picessa. Beberapa materi dibicarakan serta didiskusikan antar pelatih futsal ini. Yang utama adalah pengembangan dan pembinaan pelatih futsal di Indonesia. Sekjen FFI, Edhi Prasetyo, menyambut baik antusiasme pelatih futsal dalam sarasehan ini dan berjanji bakal memproses lebih lanjut rekomendasi yang keluar dari sarasehan pelatih futsal ini. "Diskusi dan rekomendasi mengenai pengembangan dan kepelatihan futsal akan kami bicarakan lebih lanjut," kata Ed...

Kurnia Meiga Dikabarkan Buta,Klub Yang Bungkam Membuat Kondisinya Misterius.

Kurnia Meiga Hermansyah sakit sejak akhir Agustus. Kombinasi simpang siur kabar di media sosial dan klub yang bungkam membuat kondisinya misterius.  Tak hanya sakit, Meiga bahkan disebut-sebut meninggal dunia. Kiper 27 tahun itu kemudian mengklarifikasi, lewat instagram, sedang dalam masa pemulihan dan meminta doa kepada  follower  dia. Kabar itu menjadi lanjutan rumor yang menyebut kalau Meiga mengalami kebutaan akibat sakit yang diderita sejak 23 Agustus. Perwakilan keluarga, Taufik, menyebut kalau Meiga sakit tifus. Sakit itu pula yang dilaporkan kepada klub, Arema.  Manajer Arema, Ruddi Widodo, dan pelatih kiper, Yanuar Hermansyah, bersikukuh kalau informasi sakit Meiga juga didapatkan dari keluarga. Perwakilan klub lainnya, dokter Arema FC, Nanang Tri Wahyudi, juga menyarankan agar meminta konfirmasi langsung kepada keluarga Meiga. "Mohon maaf untuk kondisi medis dan perkembangannya mohon kontak langsung ke pihak yang bersangkutan atau keluarga. Saya tidak b...